Jump to content

  • Forum Beladiri

- - - - -

Tunggal Hati Seminari (Ths-Thm)


13 replies to this topic

#1 Forum_Bot

    Member

  • Members
  • PipPip
  • 1,000,255 posts
  • 0 thanks
  • Location127.0.0.1:80

Current mood: None chosen 
Offline

Posted 30 September 2011 - 03:00 PM

Original thread's credit belongs to:

Please Login or Register to see this Hidden Link



mr_edan said:

Hi, just info, mengenai Tunggal Hati Seminari dan Tunggal Hati Maria (THS-THM).

Mungkin ada anggota-anggotanya yang masih aktif, silakan bergabung di sini.
Info lengkapnya, bisa di lihat di

Please Login or Register to see this Hidden Link



Sejarah THS-THM

Pada tahun 1983, Seminari Menengah Mertoyudan , Magelang, Jawa Tengah, mengundang seorang frater untuk mengajar. Hal tersebut biasa saja, yang agak aneh adalah frater tersebut diminta untuk mengajar pencak silat. Tentu saja seminari sudah memikirkan "Mengapa Pencak Silat ?". Ternyata dalam "penggodogan" pendidikan calon imam di seminari ditanamkan pula rasa cinta akan tanah air, rasa hormat serta tanggung jawab akan nilai-nilai budaya bangsa Indonesia tercinta, dan sekaligus mengakar pada iman akan wafat dan kebangkitan-Nya.

Latihan bela diri pencak silat dimulai. Para seminaris yang ikut latihan pertama kali berjumlah 73 orang. Tetapi konyolnya, frater tersebut hanya bisa mengajar bela diri sekali sebulan saja. Secara teoritis tidak mungkin mengajarkan bela diri hanya 2 jam saja dalam 1 bulan. Dilain pihak, sebagai calon imam yang dididik untuk memecahkan persoalan, maka latihan bela diri itupun tetap berjalan walaupun terseok-seok. Apa akibatnya ? Banyak seminaris yang mengundurkan diri, tidak mau lagi mengikuti latihan pencak silat ini.

Memasuki tahun 1984, seminaris yang tetap bertahan mengikuti latihan pencak silat ini tinggal 11 orang. Mulailah diadakan peningkatan latihan beladiri yang lebih berat lagi. Dilaksanakan di Kaliurang, lereng Gunung Merapi, Jawa Tengah, didampingi oleh seorang dokter dan seorang psikolog. Akhirnya latihan tersebut mencapai tahap akhir, berlangsung di pantai Parangtritis, Yogyakarta. Disinilah tercipta jurus-jurus otentik Seminari yang dibuat oleh para seminaris dan frater yang masih muda usia, miskin pengalaman, namun memiliki kebulatan tekad mau berbakti bagi seminari, mau berkorban demi iman dan cinta nan suci pada Ibu Pertiwi. Dari sini muncullah gagasan bersama "Ide menguak masa depan". Beladiri sebagai sarana kerasulan.
Dewan Pendiri dan Motto Perjuangan

Ide menguak masa depan disepakati. Bela diri akan dijadikan sebagai alat kerasulan. Berdirilah Dewan Pendiri, yaitu suatu dewan yang beranggotakan para perintis dan pendiri serta pemrakarsa bentuk-bentuk idealisme kegiatan THS-THM. Mereka terdiri dari sebelas pria berikut ini :

Rm. M. Hadiwijoyo, Pr. (bebas tugas, Jakarta); Dr. RMS Haripurnomo Kushadiwijaya (Yogyakarta); St. Adi Satriyo Nugroho, SPd. (Timor Timur); YB. Prasetyo Yudono, MSBA. (Jakarta); Brigjen TNI (Purn) Ign. Imam Kuseno Miharjo (Jakarta); Y. Lilik S. Dwijosusanto, SPd. (Yogyakarta); Benediktus Wiharto, SH. (Bandung); Rm. AG. Luhur Prihadi, Pr. (Pematangsiantar); Rm. R. Heru Subyakto, Pr. (Magelang); Drs. Petrus Agus Salim (Jakarta); A. Bambang Wahjudi, SP. (Muntilan)

bersama dengan empat wanita berikut ini :

Dra. MM. Emmy Putraningrum (Yogyakarta); Ibu Imam Kuseno Miharjo (Jakarta); Dra. C. Wahyu Dramastuti (Jakarta); M. Sri Selastiningsih, SE. (Jakarta).

Setiap anggota Dewan Pendiri ditentukan dengan pertimbangan seluruh anggota, dapat keluar atas permintaan sendiri atau dikeluarkan karena tindakan yang jelas bertentangan dengan azas pendirian organisasi Katolik THS-THM ini; seperti terjadi pada mantan anggota Dewan Pendiri : Rm. J. Sandharma Akbar, Pr. (Bogor) yang telah menjalankan kegiatan bertentangan dengan azas pendirian organisasi Katolik THS-THM. Meski demikian nama Romo Akbar ini akan tetap dikenang dan dicatat dalam sejarah THS-THM bahwa pernah menjadi salah satu anggota Dewan Pendiri; kendati saat ini sudah tidak berkarya lagi dalam tubuh organisasi THS-THM.

Sebagian anggota dewan telah terlebih dahulu mempersiapkan kehadiran THS-THM sejak awal 1980-an : Frater Hadiwijaya, Dokter Haripurnomo dan Psikolog Emmy Putraningrum, serta para siswa seminari Mertoyudan yaitu Adi, Heru, Luhur, Lilik, Wiharto, Prasetyo dan Kris serta sejumlah murid seminari Mertoyudan lain. Beberapa individu pernah diperbincangkan untuk menjadi anggota dewan dan tidak diambil keputusan untuk menetapkannya.

Kemudian berkibarlah bendera Beladiri Pencak Silat Katolik Tunggal Hati Seminari, dengan motto perjuangannya "Pro Patria et Ecclesia" - Demi Bangsa dan Gereja. Adapun cara melaksanakan perjuangan kerasulannya adalah "Fortiter in Re Suaviter in Modo" - Kokoh prinsip pendiriannya namun luwes lembut cara mencapainya. Dengan kata lain, sikap yang mau ditampakkan yaitu sikap berani, ulet dan rendah hati. Menghadapi kekerasan dan kekasaran - Berani. Bertemu kebaikan dan kehalusan budi - itu yang dicari. Semua tindakan dan kegiatan dipersembahkan hanya untuk kemuliaan kepada Tuhan.

Kedua frater ditahbiskan menjadi Imam, dipilih Tuhan untuk pelayan umatnya. Realisasi ide beladiri Tunggal Hati Seminari dijadikan alat kerasulan atau sarana pastoral menjadi kenyataan dalam wujud tindakan dan kegiatan-kegiatan. Berkat rahmat Tuhan, kegiatan ini berkembang dan mulai diterima oleh sekelompok muda-mudi Katolik St. Fransiskus Xaverius, Tanjung Priok dan Salib Suci, Cilincing; serta direstui oleh Pastor Paroki Karl Albrecht SJ. Angkatan pertama ini berjumlah 39 orang.

Saat para seminaris Mertoyudan liburan, organisasi THS semakin dikembangkan oleh para seminaris sebagai panggilan. Mulailah THS ini berkembang ke paroki-paroki yang lainnya, yaitu paroki St. Alfonsus, Pademangan dan Santa Anna, Duren Sawit. Tidak ketinggalan sekolah-sekolah juga dimasuki, yaitu SMP St. Fransiskus II, Cilincing; SMP Tarakanita I, II, III dan IV. THS dikembangkan oleh beberapa Pastor, beberapa Suster, beberapa Frater, beberapa orang tua, beberapa Seminaris dan sekelompok muda-mudi Katolik yang senang untuk membina anak muda.

Pada tahun 1985, bertepatan dengan ditetapkannya sebagai Tahun Pemuda Internasional, pada tanggal 10 November 1985 yang juga bertepatan dengan hari Pahlawan, diresmikanlah di Gelanggang Remaja Jakarta Utara berdirinya Organisasi Beladiri Pencak Silat Katolik Tunggal Hati Seminari. Syukur kepada Tuhan, anggota yang tercatat berjumlah 223 orang.

Sejarah Tunggal Hati Maria (THM)


Awal tahun 1986, puteri-puteri Gereja tidak mau ketinggalan untuk turut serta dalam kegiatan ini. Mereka ada di Paroki St. Fransiskus, Tanjung Priok dan di SMP St. Fransiskus II, Kampung Ambon, yang segera disusul puteri-puteri Paroki St. Anna, Duren Sawit. Pada tanggal 10 November 1986, bertepatan dengan hari Pahlawan dan Hari Ulang Tahun THS yang pertama, diresmikan pulalah Organisasi Beladiri Pencak Silat Katolik Tunggal Hati Maria (THM) oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik Departemen Agama RI, Bapak Ignatius Imam Kuseno Miharjo, dan direstui oleh Pastor Paroki Romo Martinus Hadiwijoyo Pr. dan Pastor Purbo Tamtomo Pr. Bertempat di Gereja St. Bonaventura, Pulomas, Jakarta Timur. Jumlah THS-THM sudah tercatat sebanyak 637 orang.

Perkembangan THS-THM


Tuhan bersabda melalui kitab suci, "Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barang siapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa". (Yoh. 15:5). Memasuki tahun 1987, jumlah anggota THS-THM sudah mencapai lebih dari 2300 orang yang tersebar di kota-kota Jakarta, Yogyakarta, Surakarta, Wonogiri, Muntilan, Bandung, Lampung dan Banjarmasin. Dan sampai sekarang THS-THM terus berkembang seiring dengan bertambahnya waktu, bahkan sampai keluar negeri.




dewakambing said:

Wah THS, kisah lama hehehe
eh mas sebelum dapet celana latian ngak pake celana dong )

Jurusnya disebut A hingga Z sehingga bisa dipakai membuat kata2x.
Teknik pernafasannya agak2x mendekati mp. terakhir lihat tahun 92 kalau tidak salah di bandung mulai ada latihan mental2x, sebelumnya hanya pemecahan. Ngak tau apa sekarang masih atau sudah ada pengembangan lainnya.
Di bandung dulu ranting pertamanya di geraja st. Laurentius. lalu berkembang ke semua gereja katolik se bandung kemudian menyusul sekolah katolik.

*yang pernah megang ranting dr th 88-91, yang waktu itu terkenal dengan kehebatan jurus A-nya gimana ngak 2 th latian fokus 1 jurus doang, gimana ngak jadi kompak dan lentur gerakannya hehehehe :-P jurus lain sambil lalu saja seminggu 3 kali latian, tiap latihan 3 jam. tapi udah lama mundur karena saya memutuskan beralih "keyakinan".

tapi mas yang pasti bukan saya lo yang injek2x makanannya. :-P

salam


kanj3ngromo said:

ths-thm tu lanjutan dari aliran tunggal hati jogjakarta (tokohnya: Rm. Nardi) yg menginduk ke aliran utamanya yaitu Persatuan Hati (PH) dgn tokoh kl ga salah Rm. Wignyo.

aliran ths-thm jaman dulu tu mungkin dah banyak berbeda dr yg sekarang masih aktif... materi bagus2 skrg ga diajarkan di silabus ttp diajarkan scr bawah tanah shg mungkin scr tingkatan tergolong tinggi tp ga tau ada materi x, y ato z yg merupakan materi2 angkatan lama.

sayang banget jika ilmu-ilmu lama mulai pudar ni...



dewakambing said:

Ya dan karenanya masih sodaraan sama MP.
Emang materinya sekarang seperti apa sih ?
Tapi emang sih jaman dulu itu kadang ada denger teknik "anu" yang ngak boleh diajarkan.

Saya ikut latihan pertama kali kalo ngak salah tahun 85 ato 86, tapi cuma aktif sampai 91/92.
Waktu itu langsung belajar A-Z, pernafasan yang buanyak jenisnya, sparring langkah kaki (apa ya istilahnya lupa), sparing 1 teknik, sparring yang pake irama tepukan, sparing biasa.
lalu ada juga latihan memasang2xkan jurus, misalnya jurus A bisa dipasangkan dengan jurus A juga dimulai dari tengah.

latihan kembangan kayak apa ya ? dulu sih ga ada tuh. jurus hanya dipatok A-Z aja.



mantrijeron14 said:

Permisi..
saya murid cetek di Persatuan Hati, setahu saya Tokoh Utama PH adalah Romo Mangku. Pak Wignyo memang yg aktif dalam pendirian GAPEMA-Gabungan Pencak Mataram tetapi Pak Mangku yg guru besar. Beliau adalah seorang Romo (sebutan org jawa buat Frater) jadi secara keagamaan beliau menyumbangkan pengetahuan silatnya ke THS/THM sementara secara nasional beliau membuat PH, yg bisa menampung murid dr berbagai agama.

Yang jd pertanyaan saya kenapa ya Romo Mangku tidak terlacak dalam sejarah THS/THM? Walopun jurus atau gerakan THS/THM saya ga pernah liat, tapi dr tuturan diatas saya liat ada perbedaan: Di PH tidak ada jurus, yg ada hindaran yg dikenal dg angka (hindar 1-64), Pernafasan juga tidak diajarkan, yg ada meditasi.

Demikian delapan anam... krzk..krzk..




dewakambing said:

Emang sih sejarahnya antara PH dan rekan2x sekitarnya ada beberapa yang ngak ketauan.
Saya sendiri biarpun lama disana ngak terlalu tau juga sejarahnya
Tapi pernah dengar kalo jurus2xnya di rancang sendiri lewat perenungan di pantai .... (lupa)... untuk mendapatkan kekhasan dan menyesuaikan dengan tujuan.
Dan itulah hasilnya jurusnya disebut dengan huruf sehingga bisa membuat doa dengan gerakan jurus. Waktu dulu yang saya ingat hanya disebut2x kalau teknik2xnya masih ada "sodaraan" dengan merpati putih, tapi tidak pernah dijelaskan seperti apa "sodaraan"-nya.
Mungkin juga karena romo hadiwijaya disebut2x sebagai pendiri tunggal hati merpati putih yang lalu menjadi merpati putih.

kalo ngak salah kesamaannya dengan ph itu ada pada latihan tarung berirama itu om yang banyak juga digunakan di perguruan2x tua di tlatah mataram. Correct Me If I'm Wrong.

  • +
  • -
  • 0

#2 Forum_Bot

    Member

  • Members
  • PipPip
  • 1,000,255 posts
  • 0 thanks
  • Location127.0.0.1:80

Current mood: None chosen 
Offline

Posted 30 September 2011 - 03:12 PM

kanj3ngromo said:

86 juga Kang Mantri... tabik... setuju... guru besar PH memang Romo Mangku... Romo Wignyo hanya salah satu tokoh yg menurunkan keilmuannya ke Tunggal Hati.

Memang jurus silat baru dibentuk stlh menjadi ths-thm oleh Rm. Hadi murid Rm. Nardi.
Mas DK..MP lebih tepatnya didirikan 3 orang murid Rm. Nardi yaitu: Mas Pur, Mas Budi dan Mas Suko (Rm. Hadi)...2 orang murid yg lain mendirikan Reti Ati...lupa namanya tp keduanya anak kandung Rm. Nardi.



Effendy Daulay said:

O gitu ya Bro,jadi MP dan THS-THMmasih saudara ( pendirinya masih saudara seperguruan )....



marylin manson said:

salam kenal semua.

ths ini, kebetulan saya punya seorang sehabat yang melatih ini. karena kebetulan saat smp, saya sekolah di sekolah katolik.
sebagian keluarga ibu beragama katolik.
. wah..nostalgia rasanya.
ini adalah silat pertama yang pernah saya lihat dalam hidup saya..

sebenernya ada yang saya penasaran , long time question dalam benak saya.

sepertinya ths mirip merpati putih ya?? mungkin kalau di urut2, masih satu lineage??
lineage ths apa ya ..
ini aja yang saya sering penasaran.

salam gloria.



DonGerd36 said:

malem gan!..
Sekedar mau berbagi info aja nih.
Bagi agan2 yang suka silat n blum dapet perguruan bisa ikut perguruan ane gan di bekasi.
Lokasi di Harapan Indah 2,latihan di sklh Stias Bhk
Nama perguruan kita adalah THS-THM. Bagi agan2 yang berminat silahkan PM. Soalnya kita lagi butuh anggota baru dan itung2 kita ikut melestarikan kebudayaan asli indonesia gan.

info lebih lengkap kunjungi link ini gan

Please Login or Register to see this Hidden Link




tjondro said:

Sparing langkah kaki di kenal dengan nama tata langkah, kalau tak salah ada namanya tata langkah manunggal, ganda , ganjil , langkah segitiga dan segi empat



verivy said:

Mengenai sparring,
sebetulx d tempat kami dulu, para anggotanya semua berasal dari anak2 yg udh pernah ikut aliran beladiri macam2. Jadi pada waktu sparing. Pada keluar dah jurus yg aneh aneh, kyk mix martial art. Dari kungfu, wushu, silat, taekwondo, jujitsu, karate, tai chi, dll. Yg g ada cuman cappoera ama ninjutsu ala naruto aja. Hehehe.
Nah dari situ, kami semua bknx dapat jurus ths thm kembangan, tp malah ngembangkan gabungan sluruh aliran beladiri yg ada.
Tapi naasnya, tetap aja gak bs memecahkan misteri jurus O yg full defense.



atmopasishad said:

Posisi Pernapasan Langit Bumi (Matahari), Garuda, Listrik itu yang bagaimana ya? Karena sepertinya saya punya problem dengan pernafasan dan tenaga dalam yang saya pelajari di THS/THM 98-01 dulu. Saya sering tahan nafas dada sendiri(tanpa sadar) pada waktu tidur menjelang pagi, dan bangun ketika badan terasa lemas tak kuat menahan nafas terlalu lama.

Mohon bantuan kawan2 kalau ada kontak guru/pelatih THS/THM yg masih aktif, karena sepertinya problem ini dikarenakan latihan yang "tidak tuntas". Domisili saya di jakarta. Kalau ada kontak Romo Hadi (pendiri) akan sangat membantu sekali.

Salam Damai Kristus.



Layangan said:

Gagak apa lagi ini?

maaf mas boleh tahu ini informasi dari mana dan seperti apa isinya?

Untuk merpati putih dari literatur yang ada. tidak ada gagak wulung. Gagak seto memang disebutkan (selain gagak handoko dan gagak samudro).

sedangkan hubungan antara THS-THM dan Merpati Putih dari sisi MP maupun sisi THS-THM sudah mengeluarkan statement masing-masing. biarpun terlihat tidak sinkron.

terima kasih

  • +
  • -
  • 0

#3 john_lord_b3

    Member

  • Moderators
  • PipPip
  • 537 posts
  • 2 thanks

Current mood: None chosen 
Offline

Posted 01 October 2011 - 01:08 PM

terimakasih infonya.. tadinya saya pikir beladiri Kekristenan itu semacam ordo Exorcist di Eropa jaman dulu kala yang tugasnya mengusir roh jahat (seperti Van Helsing).. :-D glad to know that I am mistaken! :-D
  • +
  • -
  • 0

#4 pendekar_muda

    Member

  • Members
  • PipPip
  • 74 posts
  • 0 thanks

Current mood: Question 
Offline

Posted 03 October 2011 - 05:25 PM

Dilanjutkan nih mustinya topik menarik ini.
  • +
  • -
  • 0

#5 Tenji_no_Ichi

    Member

  • Moderators
  • PipPip
  • 703 posts
  • 1 thanks
  •  

Current mood: Amused 
Offline

Posted 03 October 2011 - 10:19 PM

View Postjohn_lord_b3, on 01 October 2011 - 01:08 PM, said:

terimakasih infonya.. tadinya saya pikir beladiri Kekristenan itu semacam ordo Exorcist di Eropa jaman dulu kala yang tugasnya mengusir roh jahat (seperti Van Helsing).. :-D glad to know that I am mistaken! :-D

halah,,, kalo ini mah kebanyakan referensi dr film hahahahaha.... :-D

kalo ngga salah, emang ini perguruan masih ada DNA yg mirip/sama dng Merpati Putih kan?
  • +
  • -
  • 0

#6 masgunggung

    Member

  • Members
  • PipPip
  • 51 posts
  • 0 thanks
  • LocationCirebon, Jakarta

Current mood: Balanced 
Offline

Posted 10 October 2011 - 07:00 PM

Barangkali sekedar menambahkan informasi. Menurut Mas Suprapto (Ketua Dewan Pertimbangan Merpati Putih), dijelaskan sbb:

Memenuhi maksud pada posting sebelumnya, saya konfirmasi per telepon dengan mas Pung (Purwoto Hadipurnomo), untuk melengkapi/klarifikasi missing link, sehubungan thread THS-THM dan thread PH/Sejarah perguruan tua di Yogya, yg membahas silsilah perguruan. Garis besarnya sbb:

1. Sejak sekolah rakyat/SD, mas Pung sdh suka berantem, tdk tahu kalau ayahnya adalah pendekar.(menurut penuturan alm ibunda mas Pung kepada saya, beliau yg mendesak suaminya, bp Saring Hadipurnomo, agar secepatnya melatih mas Pung, karena ibu Saring malu, mas Pung spt cakil, kemana mana bawa pisau dan rantai). Kira2 waktu SMP, mas Pung ditemani mas Budisantoso mulai dilatih sedikit.

2. Padawaktu itu, perguruan Prisai Sakti Mataram, di kampung Jagalan Beji,dgn pendekarnya bp Widjihartani, memiliki murid2 yg dikenal jago berantem. Mas Pung tertarik dan minta ijin ayahnya berguru kesana. Cukup sebulan guru murid sama2 puas. Kmd keluar.

3. Sebagai pelajar SPbMA MM ( Sekolah Perkebunan Menengah Atas Mujamuju Yogyakarta), mas Pung wajib mengikuti pelajaran pencaksilat, yg dipegang oleh POPSI Bhayu Manunggal, asuhan mbah Djojo ( yg dgn bp Sukowinadi/ Perpi Harimurti adalah sesama murid R.M. Harimoerti dari ndalem Tedjokusuman). Mungkin karena tertarik dgn bakatnya, mbah Djojo minta mas Pung latihan dirumahnya, di Prawirotaman, kampung Timuran, sekampung dgn mas Pung. Mas Pung merasa di anak emaskan, bahkan mbah Djojo mengatakan, krn beliau tdk punya keturunan, mas Pung dianggap sbg anaknya. Merasa tdk enak dgn murid2 senior, antara lain mas Suryo dan mas Ragil, pelan2 mas Pung mundur.(dimasa sepuh mbah Djojo, di beberapakali pertemuan di IPSI DIY, mbah Djojo selalu tanya ke sy, "mana Pung, suruh ketemu sy, mau sy serahi Bhayu Manunggal ! ". Ketika sy beritahu, mas Pung makin tdk berani sowan mbah Djojo).

3. Masih banyak pendekar yg disowani mas Pung, diantaranya pak Dar di kampung Nyutran, pendekar SHO yg sangat jago tangkap kunci, bahkan beberapa guru pencak kebatinan. Sesama tukang berantem, mas Pung sdh kenal dengan mas Sukomartoyo, jln Gondomanan selatan depan Kerkop, tidak jauh dari rumah mas Pung.

4. Pada masa vakum, putra sulung romo Nardi, yaitu mas Yanto sohib/temen main mas Budisantoso, mengajak "LATIHAN SAMBUNG", istilah waktu itu, dirumahnya, dikampung Brontokusuman, yg berdempet dgn kampung Timuran.

5. Setelah mendapat ijin ayahndanya, masPung dan mas Sukomartoyo ditemani mas Budi rajin berlatih sambung kepada romo Nardi (apalagi selalu dibuatkan minum oleh putrinya, mbak Nining, yg "so sweet"). Teman2 mas Pung ikut datang latihan sehingga "gayeng", sampai2 masPung dan mas Suko mendirikan perkumpulan olahraga RAS (Rukun Agawe Santosa).

6. Ketika th 59 mas Sukomartoyo lulus SMA, sebagai lulusan terbaik SMA Kolese De Britto Yogyakarta, semua kaget ketika beliau memutuskan masuk Sekolah Seminari (sekolah calon pastur). Juga mas Yanto pindah ke Sleman, kerumah keluarga alm ibu kandungnya (mb Nining, mb Aniek dan mas Guntur adalah dari ibu sambung), maka latihan sambung BUBAR lagi.

Ada penegasan penting dari mas Pung, bahwa selama mas Pung dan mas Sukomartoyo berlatih ke romo Nardi, TIDAK PERNAH DIBERI TEKNIK OLAH NAFAS. Hal ini bisa dikonfirmasi ke mas Sukomartoyo alias romo pastur Hadiwijoyo.

7. Berikutnya mas Pung dipanggil ayahnda, bp Saring Hadipurnomo, sdh cukup dan tidak perlu lagi cari guru kemana mana, akan dilatih sendiri oleh bp Saring Hadipurnomo, ilmu simpanan keluarga, ditemani mas Budisantoso. Digembleng intensip beberapa tahun, yg berujung pada amanat untuk mendirikan perguruan pada 2 April 1963, yang diberi nama MERPATI PUTIH, perguruan yg terbuka untuk siapapun.

8. Meskipun mas Pung tahu tokoh pendekar PH romo PONO, mas Pung tidak tahu, apakah romo Nardi murid romo Pono atau bukan. Yg mas Pung pasti tahu hanya bp Marto.

9. Mengenai perguruan RETI ATI yg didirikan mas Guntur, mas Pung bilang, waktu "dekat" dgn mb Nining dan mas Guntur, mas Budi pernah melatih pengolahan nafas ke mas Guntur. Karena mas Guntur tdk serius latihan berat, hanya sampai nafas dasar, cukup untuk mematahkan balok es/batukali/kikir. Tentang pengolahan nafas di RETI ATI bisa saja dari sumber lain. Silahkan tanya langsung ke mas Guntur.

10. Mas Pung bersedia bertemu rm Hadiwijoyo, untuk mencocokkan detil waktu dan pengetahuan tentang tokoh2 sepuh pencaksilat di Yogyakarta, barangkali ada manfaatnya. Mudah2an ada umur. Amin.

Demikian, semoga bisa menjadi tambahan pengetahuan.

Taken from:

Please Login or Register to see this Hidden Link



Salam.
  • +
  • -
  • 0

#7 Tenji_no_Ichi

    Member

  • Moderators
  • PipPip
  • 703 posts
  • 1 thanks
  •  

Current mood: Amused 
Offline

Posted 10 October 2011 - 07:11 PM

Oh,,, ternyata begitu yah Mas...

Terima kasih atas infonya... :-)
  • +
  • -
  • 0

#8 masgunggung

    Member

  • Members
  • PipPip
  • 51 posts
  • 0 thanks
  • LocationCirebon, Jakarta

Current mood: Balanced 
Offline

Posted 12 October 2011 - 11:26 AM

Memang, kalau pada tahap keilmuan dasar, ada beberapa nama yang mirip pada tata gerak (meskipun bisa jadi gerakannya tidak mirip). Dan juga ada beberapa nama pada olah nafas tingkat dasar yang mirip pada penamaannya. Kalau kita melihat bahwa pernah terjadi persahabatan antara para guru besarnya, tentu saja bisa jadi ada hubungan.

Akan tetapi saat melihat pada tahap keilmuan tingkat lanjut, barulah terlihat perbedaannya antara Merpati Putih dengan THS-THM. Dari mulai teori, konsep, cara mengolah, hasil akhir, dsb.

Kira-kira demikian. Semoga membantu.

Salam.
  • +
  • -
  • 0

#9 dewakambing

    Member

  • Moderators
  • PipPip
  • 139 posts
  • 0 thanks

Current mood: None chosen 
Offline

Posted 05 November 2011 - 01:49 PM

BTW, Mas Pung sama RM Hadiwijoyo sudah jadi ketemuan belum ya ?

Dulu saya lama juga ikutan disini, di awal berdirinya ranting pertama di bandung.
Lalu membuka sendiri salah satu ranting di bandung.
Sebuah ranting yang dikenal dengan kehebatannya dalam berjurus A only wahahahahahahaha.
Latihan 1 jurus saja dalam 2 tahun latihan (dalam arti sesungguhnya), seminggu 3x3jam latihan, gimana ngak cakep mainnya.

Main dalam group, lakukan secepat mungkin, sepelan2x, sepelan mungkin, ubah arah jurus dari kiri ke kanan, gerakan jurusnya dibalik, dipasang2xkan, etc etc deh, cari kreasi dari 1 buah jurus itu.
Saya yakin tuh orang2x yang saya latih dulu kayaknya bakalan susah lupa sama jurus yang 1 itu.
hehehehe

Sampai akhirnya setelah saya keluar dari ranting tersebut, beberapa tahun kemudian ranting tersebut dibubarkan oleh pihak sekolah.
  • +
  • -
  • 0

#10 masgunggung

    Member

  • Members
  • PipPip
  • 51 posts
  • 0 thanks
  • LocationCirebon, Jakarta

Current mood: Balanced 
Offline

Posted 05 November 2011 - 04:47 PM

View Postdewakambing, on 05 November 2011 - 01:49 PM, said:

BTW, Mas Pung sama RM Hadiwijoyo sudah jadi ketemuan belum ya ? Dulu saya lama juga ikutan disini, di awal berdirinya ranting pertama di bandung. Lalu membuka sendiri salah satu ranting di bandung. Sebuah ranting yang dikenal dengan kehebatannya dalam berjurus A only wahahahahahahaha. Latihan 1 jurus saja dalam 2 tahun latihan (dalam arti sesungguhnya), seminggu 3x3jam latihan, gimana ngak cakep mainnya. Main dalam group, lakukan secepat mungkin, sepelan2x, sepelan mungkin, ubah arah jurus dari kiri ke kanan, gerakan jurusnya dibalik, dipasang2xkan, etc etc deh, cari kreasi dari 1 buah jurus itu. Saya yakin tuh orang2x yang saya latih dulu kayaknya bakalan susah lupa sama jurus yang 1 itu. hehehehe Sampai akhirnya setelah saya keluar dari ranting tersebut, beberapa tahun kemudian ranting tersebut dibubarkan oleh pihak sekolah.


Nanti saya tanyakan saat acara Tradisi Tahunan MP di Pantai Parangkusumo Desember 2011 ini kang. :-)

Soalnya kalau mau nanya harus sowan langsung nih, ga enak kalau lewat telpon doang. Hehehe.

Saya jg tidak tahu apakah THS-THM masih aktif di banyak sekolah kristen. Keliatannya praktisinya tidak join di sini jadi tidak bisa mendapatkan informasi tambahan. Satu-satunya yang join itu dengan nickname 'pastorbonus' di forum sahabatsilat. Kalau googling, website resminya juga keliatannya sudah down.
  • +
  • -
  • 0

#11 dewakambing

    Member

  • Moderators
  • PipPip
  • 139 posts
  • 0 thanks

Current mood: None chosen 
Offline

Posted 05 November 2011 - 06:51 PM

View Postmasgunggung, on 05 November 2011 - 04:47 PM, said:


Nanti saya tanyakan saat acara Tradisi Tahunan MP di Pantai Parangkusumo Desember 2011 ini kang. :-)

Soalnya kalau mau nanya harus sowan langsung nih, ga enak kalau lewat telpon doang. Hehehe.

Saya jg tidak tahu apakah THS-THM masih aktif di banyak sekolah kristen. Keliatannya praktisinya tidak join di sini jadi tidak bisa mendapatkan informasi tambahan. Satu-satunya yang join itu dengan nickname 'pastorbonus' di forum sahabatsilat. Kalau googling, website resminya juga keliatannya sudah down.


Saya juga sudah sangat lama tidak aktif lagi karena saya sudah bukan se-"golongan" lagi sejak. hehehe
Dan tidak ada lagi kawan2x yang masih aktif berlatih disana.

Cuma pengen tau saja, soalnya sudah dari sekitar tahun 86-an kalo ngak salah, sudah mendengar soal ths-thm dengan mp ini.
  • +
  • -
  • 0

#12 kutukeren

    Newbie

  • Members
  • Pip
  • 38 posts
  • 0 thanks
  • LocationJomblo bukan berarti homo

Current mood: Horny 
Offline

Posted 07 November 2011 - 04:27 PM

View Postjohn_lord_b3, on 01 October 2011 - 01:08 PM, said:

terimakasih infonya.. tadinya saya pikir beladiri Kekristenan itu semacam ordo Exorcist di Eropa jaman dulu kala yang tugasnya mengusir roh jahat (seperti Van Helsing).. :-D glad to know that I am mistaken! :-D


Wah kalo itu berat syaratnya om Ben...
1. Muka harus ganteng kayak Hugh Jackman
2. Lawannya drakula, minimal Dr Jekyl
3. Harus ketemu lawan main minimal cakepnya kayak Kate Beckinsale

Boro2 bisa belajar, lewat syarat 1 aja udah ga bisa hahahaha
  • +
  • -
  • 0

#13 john_lord_b3

    Member

  • Moderators
  • PipPip
  • 537 posts
  • 2 thanks

Current mood: None chosen 
Offline

Posted 07 November 2011 - 08:24 PM

hehehehe :-P
  • +
  • -
  • 0

#14 kutukeren

    Newbie

  • Members
  • Pip
  • 38 posts
  • 0 thanks
  • LocationJomblo bukan berarti homo

Current mood: Horny 
Offline

Posted 08 November 2011 - 09:56 AM

Dulu sempet belajar THS sebentar waktu jaman SMP. Sayang cuma bertahan sebulan, maklum dulu lebih banyak temen di TKD. Hehehe. Belum lagi orang tua menentang belajar beladiri. Ya udah nasip. :-P
  • +
  • -
  • 0